Pilih PT Perorangan atau CV? Cek Perbandingannya di Sini!

Daftar Isi
Memilih payung hukum yang tepat adalah langkah krusial yang akan menentukan masa depan operasional, perpajakan, hingga tanggung jawab hukum bisnis Anda. Apakah sebaiknya Anda memilih PT Perorangan atau CV yang sudah secara aturan sudah lama? Mari bedah perbandingannya secara mendalam di artikel ini.

Dunia bisnis di Indonesia terus berkembang, terutama dengan adanya deregulasi yang memudahkan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk melegalkan usahanya. Munculnya jenis badan hukum baru seperti PT Perorangan menjadi angin segar bagi para solopreneur. Namun, di sisi lain, bentuk usaha CV (Commanditaire Vennootschap) tetap menjadi primadona bagi banyak pelaku usaha karena fleksibilitasnya. Memahami perbedaan pt perorangan dengan cv bukan hanya soal administratif, tetapi juga soal strategi perlindungan aset pribadi Anda sebagai pengusaha.
Mengenal Singkat PT Perorangan dan CV
Sebelum masuk ke poin-poin perbandingan yang lebih teknis, sangat penting untuk memahami definisi dasar dari kedua bentuk usaha ini agar Anda tidak salah langkah sejak awal pendaftaran di sistem OSS RBA.
Apa itu PT Perorangan?
PT Perorangan, atau secara resmi disebut Perseroan Perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro dan Kecil (UMK), adalah badan hukum yang didirikan oleh hanya satu orang. Bentuk legalitas ini diperkenalkan melalui Undang-Undang Cipta Kerja dengan tujuan memudahkan pelaku usaha kecil untuk memiliki entitas berstatus badan hukum tanpa harus mencari partner atau pemegang saham lain. Keunikan dari PT Perorangan adalah pendirinya sekaligus menjabat sebagai direktur dan pemegang saham tunggal.
Apa itu CV (Commanditaire Vennootschap)?
CV atau Persekutuan Komanditer adalah bentuk badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih. Dalam strukturnya, CV mengenal dua jenis sekutu, yaitu sekutu aktif (pesero pengurus) yang menjalankan operasional perusahaan dan bertanggung jawab hingga harta pribadi, serta sekutu pasif (pesero komanditer) yang hanya menyetorkan modal dan tanggung jawabnya terbatas pada modal yang disetorkan tersebut.
Perbedaan Utama PT Perorangan dengan CV
Untuk membantu Anda menentukan pilihan, berikut adalah rincian perbedaan mendalam antara PT Perorangan dan CV yang dilihat dari berbagai aspek hukum dan operasional.
Status Badan Hukum vs Badan Usaha
Ini adalah perbedaan yang paling fundamental. PT Perorangan memiliki status sebagai Badan Hukum. Artinya, PT Perorangan dipandang sebagai subjek hukum yang terpisah dari pemiliknya. Segala perikatan yang dilakukan atas nama perusahaan adalah tanggung jawab perusahaan tersebut. Sebaliknya, CV adalah Badan Usaha yang bukan merupakan badan hukum. Meskipun memiliki nama perusahaan sendiri, secara hukum CV seringkali dianggap menyatu dengan individu-individu yang mendirikannya (khususnya sekutu aktif).
Jumlah Pendiri dan Kepemilikan
Dalam PT Perorangan, jumlah pendiri mutlak hanya satu orang dan harus berkewarganegaraan Indonesia (WNI). Jika di kemudian hari pemegang saham bertambah menjadi dua orang atau lebih, maka PT Perorangan wajib mengubah statusnya menjadi PT Persekutuan Modal (PT Biasa). Sementara itu, CV wajib didirikan oleh minimal dua orang. Hal ini membuat CV lebih cocok bagi mereka yang ingin membangun bisnis bersama rekan atau anggota keluarga sejak awal.
Tanggung Jawab Hukum dan Finansial
Perbedaan pt perorangan dengan cv yang paling sering menjadi pertimbangan utama adalah masalah risiko. PT Perorangan menawarkan konsep tanggung jawab terbatas. Artinya, jika perusahaan mengalami kerugian atau pailit, kewajiban pemilik hanya sebatas modal yang disetorkan ke dalam perseroan. Harta pribadi pemilik dilindungi dan tidak bisa disita untuk menutup hutang perusahaan (kecuali terjadi pelanggaran hukum tertentu). Di sisi lain, pada CV, sekutu aktif memiliki tanggung jawab renteng hingga ke harta pribadi jika aset perusahaan tidak mencukupi untuk melunasi kewajiban.
Modal Pendirian
Pendirian PT Perorangan tidak menetapkan batas minimal modal dasar tertentu, namun besaran modal tersebut harus dituangkan dalam Surat Pernyataan Pendirian yang nantinya didaftarkan ke Kemenkumham. Untuk CV, modal juga tidak ditentukan batas minimalnya oleh undang-undang dan didasarkan pada kesepakatan para sekutu yang tercantum dalam Akta Notaris.
Kelebihan dan Kekurangan PT Perorangan
Setiap bentuk usaha pasti memiliki sisi positif dan negatif yang perlu dipertimbangkan masak-masak.
Kelebihan PT Perorangan:
- Biaya Murah dan Proses Cepat: Pendaftaran dilakukan melalui sistem pendaftaran elektronik di Kemenkumham tanpa memerlukan Akta Notaris, sehingga biaya pendiriannya jauh lebih terjangkau.
- Kendali Penuh: Sebagai pendiri tunggal, Anda memiliki kekuasaan mutlak dalam pengambilan keputusan tanpa perlu persetujuan pihak lain.
- Perlindungan Aset: Status badan hukum memberikan sekat yang jelas antara dompet pribadi dan kas perusahaan.
- Akses Perbankan: Memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) berstatus badan hukum memudahkan pelaku usaha mendapatkan fasilitas kredit bank.
Kekurangan PT Perorangan:
- Batasan Omzet: Hanya diperuntukkan bagi kategori UMK (Usaha Mikro dan Kecil) dengan batasan modal usaha maksimal Rp5 Miliar (tidak termasuk tanah dan bangunan) dan omzet tahunan tertentu.
- Kewajiban Laporan Keuangan: Pemilik wajib membuat laporan keuangan dan menyampaikannya secara elektronik ke Kemenkumham setiap tahun.
- Hanya untuk WNI: Warga negara asing tidak diperbolehkan mendirikan PT Perorangan.
Kelebihan dan Kekurangan CV

Kelebihan CV:
- Tidak Ada Batasan Skala Usaha: CV bisa digunakan untuk usaha skala menengah hingga besar tanpa batasan omzet tahunan seperti PT Perorangan.
- Sistem Pajak Prive: Pembagian keuntungan atau laba yang diberikan kepada sekutu (prive) bukan merupakan objek pajak penghasilan, sehingga sistem pajaknya cenderung lebih sederhana.
- Kredibilitas di Mata Mitra: CV sudah dikenal luas sejak lama dalam dunia pengadaan barang dan jasa serta lebih mudah diterima untuk kemitraan skala menengah.
Kekurangan CV:
- Risiko Harta Pribadi: Seperti yang disebutkan sebelumnya, harta pribadi sekutu aktif menjadi jaminan atas utang perusahaan.
- Risiko Konflik: Karena melibatkan lebih dari satu orang, potensi terjadinya perselisihan antar partner dalam mengelola bisnis cukup besar.
- Bukan Badan Hukum: Hal ini terkadang menjadi kendala jika perusahaan ingin mengikuti tender besar yang mensyaratkan status badan hukum (PT).
Tabel Perbandingan: PT Perorangan vs CV
Berikut adalah ringkasan perbedaan pt perorangan dengan cv untuk memudahkan Anda melihat perbandingannya secara cepat:
| Poin Perbandingan | PT Perorangan | CV (Commanditaire Vennootschap) |
|---|---|---|
| Jumlah Pendiri | 1 Orang (WNI) | Minimal 2 Orang |
| Status Hukum | Badan Hukum | Badan Usaha (Bukan Badan Hukum) |
| Pemisahan Harta | Terdapat pemisahan aset yang jelas | Harta pribadi sekutu aktif tidak terpisah |
| Proses Pendirian | Surat Pernyataan Mandiri (Tanpa Notaris) | Akta Notaris & Pendaftaran di Kemenkumham |
| Pengambilan Keputusan | Mandiri (Oleh pemilik tunggal) | Kemitraan (Berdasarkan kesepakatan sekutu) |
| Kewajiban Laporan | Wajib lapor ke Kemenkumham | Tidak wajib lapor ke Kemenkumham |
Pilih Mana? Panduan Menentukan Berdasarkan Kondisi Anda
Setelah melihat perbandingan di atas, mungkin Anda masih bertanya-tanya mana yang paling cocok. Jawabannya sangat bergantung pada visi dan kondisi bisnis Anda saat ini.
Kapan harus pilih PT Perorangan?
PT Perorangan adalah pilihan terbaik jika Anda adalah seorang “solopreneur” atau pelaku UMKM yang ingin menjalankan bisnis sendirian namun tetap ingin profesional. Jika Anda ingin mengamankan harta pribadi dari risiko kegagalan bisnis, PT Perorangan memberikan perlindungan hukum tersebut. Selain itu, bagi Anda yang memiliki modal terbatas namun butuh legalitas untuk mendapatkan NIB dan izin usaha di OSS RBA, PT Perorangan adalah solusi paling hemat biaya.
Kapan harus pilih CV?
CV lebih tepat jika Anda membangun bisnis bersama partner atau anggota keluarga. CV juga cocok bagi bisnis yang bergerak di bidang jasa profesional (seperti konsultan) di mana nama baik dan komitmen para pendirinya menjadi jaminan utama bagi klien. Jika Anda merasa omzet bisnis akan tumbuh sangat cepat melewati batas kriteria UMK dalam waktu singkat, memulai dengan CV bisa menjadi pilihan agar tidak perlu sering mengubah status badan hukum.
FAQ (People Also Ask)
Apakah PT Perorangan bisa berubah menjadi CV atau PT Biasa?
PT Perorangan bisa ditingkatkan statusnya menjadi PT Biasa (PT Persekutuan Modal) jika pemegang saham bertambah atau omzet melebihi kriteria UMK. Namun, PT Perorangan biasanya tidak berubah menjadi CV karena adanya perbedaan mendasar pada status hukum (dari badan hukum menjadi bukan badan hukum). Proses yang umum dilakukan adalah pembubaran PT Perorangan dan pendirian CV baru, atau langsung “naik kelas” menjadi PT Biasa.
Mana yang lebih murah biaya pembuatannya?
Secara umum, PT Perorangan jauh lebih murah. Hal ini dikarenakan Anda tidak memerlukan jasa notaris untuk membuat akta pendirian. Anda bisa mendaftarkan sendiri melalui laman resmi Kemenkumham hanya dengan membayar biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) yang sangat terjangkau. Sebaliknya, CV memerlukan Akta Notaris yang biayanya bervariasi tergantung tarif notaris yang Anda gunakan.
Apakah CV memiliki masa berlaku?
CV tidak memiliki masa berlaku tertentu selama para sekutu sepakat untuk terus menjalankan usaha sesuai dengan perjanjian yang tertuang dalam akta pendirian. CV hanya akan berakhir jika masa berlaku di akta habis (jika ditentukan), salah satu sekutu keluar/meninggal dunia, atau atas kesepakatan bersama untuk membubarkan perusahaan.
Apakah PT Perorangan wajib memiliki laporan keuangan?
Ya, ini adalah kewajiban yang tidak boleh diabaikan. Berdasarkan peraturan, PT Perorangan wajib menyampaikan laporan keuangan secara elektronik kepada Kemenkumham paling lambat 6 bulan setelah akhir periode akuntansi berjalan. Laporan ini bersifat sederhana namun penting untuk transparansi dan kepatuhan hukum.
Kesimpulan
Memahami perbedaan pt perorangan dengan cv adalah langkah awal yang sangat bijak sebelum Anda menceburkan diri lebih dalam ke dunia industri. PT Perorangan memberikan keunggulan dalam hal perlindungan aset pribadi dan kemudahan administrasi bagi pengusaha tunggal. Di sisi lain, CV menawarkan kekuatan kemitraan dan fleksibilitas tanpa batasan omzet tahunan.
Apapun pilihan Anda, pastikan untuk segera mengurus legalitas bisnis Anda melalui sistem OSS RBA untuk mendapatkan NIB. Legalitas yang jelas bukan hanya soal mematuhi aturan pemerintah, tetapi juga soal membuka pintu peluang yang lebih lebar bagi pertumbuhan bisnis Anda di masa depan. Pastikan Anda mempertimbangkan aspek tanggung jawab hukum, kebutuhan modal, dan rencana jangka panjang sebelum memutuskan untuk mendaftarkan badan usaha atau badan hukum Anda.
Ayo Jadi CEO
Pendirian PT
Badan usaha berbadan hukum dengan pertanggungjawaban terbatas. Pilihan utama untuk bisnis yang ingin berkembang besar, aman, dan profesional.
Ayo Jadi Bos
Pendirian CV
Solusi ekonomis untuk usaha kecil menengah. Syarat lebih mudah, proses lebih cepat, tanpa ketentuan modal minimal yang ketat.
Gimana, sudah jelas Artikel
"Pilih PT Perorangan atau CV? Cek Perbandingannya di Sini!" atau
Butuh bantuan legalitas bisnis Anda?
Konsultasikan gratis sekarang dengan tim ahli kami sekarang.
Mulai Konsultasi Gratis

