Konsultasi Gratis
Home/Tools/Kalkulator PPh 21 TER

Kalkulator PPh 21 TER & Simulasi Gaji Bersih

Simulasi pemotongan PPh Pasal 21 skema Tarif Efektif Rata-Rata bulanan (Kategori A, B, C) serta perhitungan gaji bersih (take-home pay) berdasarkan PP No. 58/2023 dan PMK No. 168/2023.

Klasifikasi Wajib Pajak

Status PTKP & Penentuan Kategori TER

Status PTKP menentukan pengelompokan Kategori TER A sesuai aturan PP 58/2023.

Dasar Pengenaan Pajak

Komponen Penghasilan Bruto Bulanan

Rp
BPJS Kesehatan Karyawan (1%)

Dasar pengenaan upah maksimal Rp12.000.000/bulan

BPJS Ketenagakerjaan (JHT 2% + JP 1%)

Iuran Jaminan Hari Tua & Jaminan Pensiun pekerja

Kalkulasi Pajak Bulanan

Ringkasan Payroll & PPh 21

Kategori TER A
Gaji Bersih Diterima (Take Home Pay)
Rp 8.973.750

Total bruto Rp 9.500.000 setelah dipotong PPh 21 TER (1.75%) dan jaminan sosial.

Penghasilan BrutoRp 9.500.000
Potongan PPh 21 TER (1.75%)-Rp 166.250
BPJS Kesehatan Karyawan (1%)-Rp 90.000
BPJS Ketenagakerjaan JHT (2%)-Rp 180.000
BPJS Jaminan Pensiun (1%)-Rp 90.000
Total Potongan Bulanan-Rp 526.250

Landasan Yuridis & Ketentuan Teknis PPh 21 TER

Tarif Efektif Rata-Rata (TER) merupakan mekanisme pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan yang diterima Wajib Pajak Orang Pribadi. Skema ini diberlakukan secara nasional terhitung sejak 1 Januari 2024 berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2023 serta petunjuk teknis Peraturan Menteri Keuangan No. 168 Tahun 2023.

Struktur Hierarki Regulasi PPh 21 di Indonesia

Reformasi tata cara pemotongan PPh 21 dirancang untuk menyederhanakan perhitungan kewajiban fiskal pemberi kerja dan pekerja tanpa menambah beban pajak baru:

  • UU No. 7 Tahun 1983 stdtd. UU No. 7 Tahun 2021 (UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan): Mengatur tarif progresif Pasal 17 ayat (1) huruf a (5%, 15%, 25%, 30%, dan 35%) serta batasan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).
  • PP No. 58 Tahun 2023: Mengatur pengelompokan Tarif Efektif Pemotongan PPh 21 Bulanan (Kategori A, B, C) dan Tarif Efektif Harian untuk pegawai tidak tetap.
  • PMK No. 168 Tahun 2023: Standar operasional pelaksanaan teknis bagi pemotong pajak, mencakup tata cara pemotongan masa pajak Januari hingga November dan penyesuaian perhitungan pada masa pajak Desember (akhir tahun pajak).

Klasifikasi Kategori TER Bulanan Berdasarkan PTKP

Pengelompokan Kategori TER Bulanan merujuk pada status Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) pada awal tahun kalender pajak:

A

Kategori TER A

Berlaku untuk Wajib Pajak dengan status PTKP: TK/0 (Rp54.000.000), TK/1 (Rp58.500.000), dan K/0 (Rp58.500.000).

B

Kategori TER B

Berlaku untuk Wajib Pajak dengan status PTKP: TK/2 (Rp63.000.000), TK/3 (Rp67.500.000), K/1 (Rp63.000.000), dan K/2 (Rp67.500.000).

C

Kategori TER C

Berlaku untuk Wajib Pajak dengan status PTKP: K/3 (Rp72.000.000).

Mekanisme Pemotongan Masa Berjalan vs Masa Pajak Terakhir

Penerapan skema TER membedakan prosedur perhitungan antara masa pajak bulanan dan penutupan tahun buku:

  • Masa Pajak Januari – November: PPh 21 dihitung langsung dari perkalian antara Penghasilan Bruto per bulan dengan persentase Tarif Efektif Rata-Rata (TER) yang bersesuaian. Pemotong pajak tidak perlu mengurangkan Biaya Jabatan atau iuran pensiun dalam penentuan dasar pengenaan pajak bulanan.
  • Masa Pajak Desember (Penghitungan Kembali): Pemberi kerja menghitung ulang total pajak terutang selama satu tahun kalender dengan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh setelah dikurangi Biaya Jabatan (5%, maks. Rp6.000.000/tahun), iuran pensiun/JHT, dan PTKP setahun. Pajak yang dipotong pada bulan Desember adalah selisih antara PPh 21 terutang setahun dengan total PPh 21 yang telah dipotong pada bulan Januari sampai November.

Catatan Kepatuhan Pajak Perusahaan

Seluruh bukti pemotongan PPh 21 bulanan dan tahunan (Formulir 1721-A1) wajib dilaporkan melalui sistem e-Bupot 21/26 pada portal DJP Online. Legalizin mendampingi korporasi dalam audit kepatuhan penggajian, integrasi slip gaji standar kepatuhan Ditjen Pajak, dan pelaporan SPT Masa Unifikasi.

Pendampingan Legalitas Korporat

Konsultasikan Legalitas Bersama Tim Legal Terverifikasi

Hindari risiko sengketa permodalan, klausul akta cacat formil, atau kesalahan klasifikasi risiko izin OSS. Kami mendampingi setiap tahapan secara tepat prosedur hukum.

Penentuan KBLI 5-Digit Akurat
Penyusunan Akta & Klausul Khusus
Pemberkasan Notaris & PNBP
Penerbitan SK Kemenkumham Resmi
Verifikasi NPWP & Aktivasi DJP
Penerbitan NIB & Risiko OSS RBA
Konsultasi Pendirian Usaha Legalizin